Wednesday, March 14, 2018

Ultrasonic Sensor HC-SR04

Ultrasonic Sensor HC-SR04

Cara kerja dari sensor ini yaitu memancarkan gelombang ultrasonic (40.000 Hz) melalui udara, dan jika terdapat benda maka gelombang tersebut akan dipantulkan kembali ke sensor. Biasanya sensor ini digunakan untuk mengetahui jarak sebuah benda (Sensor ini juga dapat digunakan untuk mengukur tinggi permukaan cairan).

Sensor Ultrasonic HC-SR04 ini memiliki 4 pin, yaitu VCC, Ground, Trig dan Echo. Vcc dan ground disambungkan dengan kaki positif dan negatif dari power supply (sensor ini memiliki tegangan kerja sebesar 5V). Untuk menghasilkan gelombang ultrasonic, pin Trig harus diberi tegangan HIGH selama 10 us. Ketika pin Trig diberi tegangan high selama 10 us, transmitter akan menghasilkan gelombang 'sonic burst' sebanyak 8 cycle dan pin Echo akan menghasilkan nilai lama waktu dari gelombang tersebut dihasilkan (dalam mikrodetik).

Jadi, Secara umum cara kerja sensor ini yaitu mengkalkulasi waktu dari gelombang ultrasonic dan mengkonversinya menjadi jarak. Berikut perhitungan untuk konversinya.


Kode Program
Untuk tutorial program, disini menggunakan arduino Uno. Sambungkan sensor dengan arduino seperti gambar berikut.


Sensor HC-SR04 >> Arduino Uno
VCC >> 5V
GND >> gnd
Trig >> 8
Echo >> 9

Kemudian buat program seperti berikut


Kompile dan buka serial monitor
Jarak yang terbaca di serial monitor adalah jarak dengan satuan cm.

Kalian juga bisa memodifikasi program diatas( misal mengganti satuan cm ke inch atau menampilkan data pada lcd, dll).
Selamat berkreasi.

Tuesday, March 13, 2018

Arduino Leonardo


Sekilas Arduino Leonardo ini mirip dengan Arduino Uno. Mungkin beberapa orang akan bertanya-tanya dimanakah perbedaannya dan manakah yang lebih cocok untuk digunakan?

Nah, mari kita bahas
Pertama, chip yang digunakan. Pada Arduino Uno, chip yang digunakan adalah ATmega328 sedangkan pada Arduino Leonardo menggunakan chip ATmega32u4. Secara fisik jika terjadi kerusakan pada chip Arduino Uno maka kita akan dengan mudah menggantinya, namun tidak pada Arduino Leonardo. Lalu, apakah perbedaannya hanya sebatas itu? tentu tidak. Untuk lebih jelasnya kita bisa membandingkan langsung datasheet antara kedua chip tersebut atau untuk lebih singkatnya, berikut sy ringkas perbedaan antara arduino uno dan arduino leonardo.
  • Jika disambungkan ke komputer atau laptop, Arduino Leonardo dapat terdeteksi sebagai keyboard atau mouse. Cocok untuk sistem yang membutuhkan kontroller berfungsi seperti USB.
  • Untuk Arduino Leonardo, USB sudah terintegrasi dengan chipnya sedangkan Arduino Uno tidak.
  • Arduino Leonardo memiliki lebih banyak Analog input (sebanyak 12 pin) dan lebih banyak PWM (7 pin) dibandingkan dengan Arduino Uno (6 pin).
  • Arduino Leonardo lebih fleksibel dibandingan dengan arduino uno dalam hal protokol karena arduino leonardo tidak hanya menyupport komunikasi Serial UART.
Nah, Jadi kira-kira seperti itu perbedaan antara Arduino Uno dan Arduino Leonardo. Untuk pemilihan penggunaan board bisa disesuaikan dengan kebutuhan sistem.